Bandar Judi Dadu Ditahan Kepolisian Palu

Bandar Judi Dadu Ditahan Kepolisian Palu

Bandar judi dadu ditahan kepolisian Palu, Ditengah wabah virus corona yang sedang menyebar, membuat masyarakat harus mekarantina diri mereka. Untuk menghindar tersebarnya virus corona semakin meningkat, karena korban y ang diakibatkan virus ini telah sangat meningkat.

Namun tidak semua masyarakat Indonesia yang mau mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Masih banyak yang pergi keluar rumah, seperti yang terjadi disuata kota di palu sejumlah warga tidak perdulikan keadaan saat ini.

Beberapa warga dikota palu malah tidak perduli malah sedang asik bermain judi di tengah penyebaran COVID-19 di Indonesia. Sekelompok orang yang diduga sedang dalam keadaan mabuk ini bermain judi dengan santainya tanpa rasa cemas.

Pemain yang sedang berkumpul dan bermain judi ini berjumlah 10 orang dan mereka tidak sadar sedang diawasi pihak kepolisian. Dan tanpa berlama – lama kepolisian palu berhasil mengamankan 10 orang yang sedang bermain game judi.

Bandar Judi Dadu Ditahan Kepolisian Palu

Sempat melakukan pemberontakan, membuat anggota polisi harus mengambil tindakan dengan memberikan tembakan peringatan. Permainan yang mereka mainkan merupakan permain judi dadu yang dibandari oleh Amin.

Amin yang merupakan bandar dari judi dadu, merupakan buronan yang telah lama di cari oleh pihak kepolisian palu. Semua pemain yang terlibat buka hanya masyarakat biasa, tetapi juga terdapat ketua RT.

Semuanya berhasil diamankan dengna semua barang bukti yang dibawa, 3 unit sepeda motor, 1 unit mobil avanza, uang tunai sebanyak 250juta dan 3 lembar kertas dadu dan 4 pasang dadu yang digunakan untuk bermainn.

Tidak lupa 10 unit smartphone ikut disita sebagai barang bukti, untuk tidakan lebih lanjut. Pihak kepolisian palu telah mengintrogasi beberapa tersangka untuk memberikan informasi yang diperlukan.

Atas kejadian ini 10 tersangka akan dikenakan hukuman penjara, yang berbeda. Untuk 9 pemain akan diberikan hukuman 5 tahun penjara dan denda uang tunai sebesar 200juta rupiah untuk setiap tersangka.

Hukuman terberat diberikan kepada amin yang merupakan seorang bandar, ia akan dikenakan hukuman 10 tahun penjara. Dan akan membayar denda sebanyak 1 miliar rupiah, kasus ini akan terus ditindak lanjuti.

Seluruh tersangka bermain di salah satu hotel ternama di palu, dengan adanya kasus ini pihak kepolisian akan lebih waspada. Dan melacak semua bandar judi yang berada di seluruh kota palu agar tidak terulang lagi.

Pihak kepolisian juga mengharapkan semua masyarakat palu ikut ambil bagian dalam membantu mencari bandar judi. Karena ini dapat meresakan masyarat, karena tindakan yang mereka buat membuat masyarakat tidan nyaman.