Anggota Kepolisian Bermain Poker Online Di Kantor

Anggota Kepolisian Bermain Poker Online Di Kantor

Anggota kepolisian disalah satu kota di pekanbaru yang berinisial FP ditangkap karena tertangkap basah bermain di situs poker online resmi saat sedang bertugas. FP diduga bermain poker online dikarenakan ingin mengisi waktu luang dengan bermain poker online. 

Pada waktu makan siang ia memanfaatkannya untuk bermain game poker wsop secara diam – diam tanpa diketahui atasnya. FP mengaku telah sering bermain game poker idn dikantor sejak 1 tahun silam namun tidak ada yang menyadarinya.

FP sudah sering kali terlihat bermain poker dismartphonenya namun ia membantah itu poker online uang asli dan berkata itu permainan poker offline. Dengan rasa  curiga yang dimiliki anggota kepolisian lainnya ia terus diawasi.

Anggota Kepolisian Bermain Poker Online Dikantor

FP tidak menyadari bahwa tempat yang ia gunakan bermain poker online sedang diawasi oleh seorang Jendral dikepolisian tersebut. Kala itu ia sedang bermain dan melakukan deposit 500 ribu rupiah dengan modal tersebut ia mulai bermain di situs daftar poker online terbaru.

Dalam kesaksian FP telah bermain dalam waktu lebih dari 2 jam tanpa henti, yang membuat anggota lain resah kepada FP adalah ia bermain poker pada situs idn poker terbaik . Dan mengabaikan perkerjaannya sebagai anggota kepolisian daerah.

Keresahan sudah sering disampaikan anggota kepolisian kepada FP, namun tetap diabaikan oleh ia tidak memperdulikannya. Dengan pengakuan FP yang hanya mengaku bermain poker offline ia tidak terkena sanksi. 

Kena Tegur Atasan Tidak Fokus Berkerja

Walaupun begitu ia telah ditegur oleh atasan, karena tidak bisa fokus berkerja untuk mengatasi masalah yang dialami masyarat. Karena tugas kepolisian adalah untuk mengatasi masalah yang dialami oleh setiap masyarakat Indonesia.

Dengan adanya kejadian ini FP telah dicabut dari jabatannya saat ini dan diberikan surat berhentian bertugas dari kepala kepolisian. Dengan adanya kejadian FP diharapkan setiap anggota kepolisian tidak ada lagi yagn mengulanginya.

Kepala kopolisian juga telah meminta maaf atas kelalaiannya atas mengurus bawahannya yang merugikan masyarat dan berjanji mempertegas sistem kepolisian di pekanbaru. Dan untuk FP tidak hanya diberhentikan.

FP juga harus menerima sanksi hukuman 1 tahun penjara dan denda 25 juta rupiah untuk kesalahan yang ia perbuat. Hukuman ini diberikannya agar menjadi pelajaran untuk FP dan semua anggota kepolisian diseluruh Indonesia.

Untuk tidak melakukan kesalah atau hal yang memalukan seperti yang dilakukan oleh FP. Namun tidak semua anggota kepolisian seperti itu loh gaes, jadi jangan berburuk sangka kepada anggota kepolisian ya.

Sekian informasi yang dapat mimin berikan kepada kamu, jika ada kesalahan dalam kata – kata mohon dimaklumi ya. Dan ambil sisi positif dari berita ini , dan jangan mencotoh sifat buruk yang dilakukan FP.